Optimalisasi Potensi Bunga Telang melalui Sosialisasi Pembuatan Teh Herbal oleh Kelompok 17 KKN UTM di Desa Dempo Timur
Administrator
|
20 July 2026
|
Kegiatan Desa
Pamekasan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Kelompok 17 Universitas Trunodjoyo Madura (UTM) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembuatan Teh Herbal Bunga Telang pada Minggu, 12 Juli 2026, bertempat di Desa Dempo Timur, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan. Kegiatan yang diikuti oleh 18 peserta ini merupakan salah satu program kerja KKN yang bertujuan mengoptimalkan potensi sumber daya lokal melalui pemanfaatan bunga telang sebagai produk herbal yang memiliki manfaat kesehatan sekaligus bernilai ekonomi.
Sosialisasi diawali dengan penyampaian materi mengenai karakteristik dan manfaat bunga telang , yang dikenal kaya akan antioksidan dan berpotensi diolah menjadi minuman herbal yang menyehatkan. Selain memberikan wawasan mengenai kandungan dan manfaat bunga telang, mahasiswa KKN juga menjelaskan peluang pengembangan produk teh herbal sebagai salah satu inovasi yang dapat mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Dempo Timur.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memaparkan tahapan budidaya bunga telang, teknik pemanenan, proses pengeringan bunga yang tepat agar kualitas warna dan kandungan nutrisinya tetap terjaga, hingga proses penyeduhan dan pengemasan teh herbal yang menarik serta memiliki nilai jual. Demonstrasi pembuatan teh herbal dilakukan secara langsung sehingga peserta dapat memahami setiap tahapan pengolahan dan berkesempatan untuk mencicipi hasil olahan bunga telang.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi. Masyarakat aktif mengikuti sesi diskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai manfaat kesehatan bunga telang, teknik pengolahan yang baik, serta strategi pemasaran produk agar mampu bersaing di pasaran. Antusiasme tersebut menunjukkan adanya ketertarikan masyarakat untuk mengembangkan potensi lokal menjadi produk yang lebih bernilai.
Ketua KKN Reguler Kelompok 17 Universitas Trunodjoyo Madura menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan inovasi produk herbal, tetapi juga mendorong masyarakat agar mampu memanfaatkan potensi desa sebagai peluang usaha yang berkelanjutan.
"Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat dapat melihat bunga telang tidak hanya sebagai tanaman hias, tetapi juga sebagai produk herbal yang memiliki nilai ekonomi. Pengolahan bunga telang menjadi teh herbal diharapkan dapat menjadi peluang usaha baru bagi UMKM sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Dempo Timur," ujar Ketua KKN Reguler Kelompok 17.
Sementara itu, Kepala Desa Dempo Timur menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa KKN Universitas Trunodjoyo Madura atas program pemberdayaan masyarakat yang memanfaatkan potensi lokal desa. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan wawasan baru kepada masyarakat mengenai pemanfaatan bunga telang sebagai produk yang memiliki manfaat kesehatan sekaligus peluang usaha.
"Kami berharap program pembuatan teh herbal bunga telang ini tidak berhenti pada saat kegiatan KKN saja. Semoga masyarakat dapat melanjutkan dan mengembangkannya sebagai salah satu produk unggulan Desa Dempo Timur. Selain memberikan manfaat bagi kesehatan, teh herbal bunga telang juga memiliki peluang usaha yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan mendukung perkembangan UMKM desa," ujar Kepala Desa Dempo Timur.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Reguler Kelompok 17 Universitas Trunodjoyo Madura berharap masyarakat Desa Dempo Timur dapat memanfaatkan potensi bunga telang secara optimal sebagai produk herbal yang bernilai tambah. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong lahirnya inovasi berbasis sumber daya lokal, memperkuat sektor UMKM, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendukung terwujudnya Desa Dempo Timur sebagai desa yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.