Pemanfaatan Serabut Kelapa sebagai Media Tanam Ramah Lingkungan: Sosialisasi Cocopeat dan Cocopot oleh Kelompok 17 KKN UTM Di Desa Dempo Timur
Administrator
|
12 July 2026
|
Kegiatan Desa
Pamekasan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Kelompok 17 Universitas Trunodjoyo Madura menggelar kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Serabut Kelapa Menjadi Media Tanam Cocopeat dan Cocopot pada Minggu, 12 Juli 2026, bertempat di Desa Dempo Timur, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan. Kegiatan ini diikuti oleh 19 peserta yang terdiri dari masyarakat Desa Dempo Timur.
Sosialisasi merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN yang bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya lokal melalui pengolahan limbah serabut kelapa menjadi produk yang bernilai guna dan bernilai ekonomi. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan cocopeat, yaitu media tanam organik yang memiliki kemampuan menyerap dan menyimpan air dengan baik, serta cocopot, yaitu pot tanam ramah lingkungan yang dapat terurai secara alami sehingga menjadi alternatif pengganti pot berbahan plastik.
Kegiatan diawali dengan pemaparan materi menggunakan media presentasi mengenai potensi limbah serabut kelapa yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Selanjutnya, mahasiswa KKN memberikan demonstrasi secara langsung mengenai tahapan pengolahan serabut kelapa menjadi cocopeat. Peserta juga diperkenalkan dengan proses pembuatan cocopot sebagai salah satu inovasi produk berbasis limbah yang memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi usaha masyarakat.
Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari penyampaian materi, demonstrasi pembuatan cocopeat, hingga sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan diajukan mengenai teknik pengolahan, manfaat produk, serta peluang pemasaran hasil olahan serabut kelapa sebagai produk unggulan desa.
Ketua Kelompok KKN 17 Universitas Trunodjoyo Madura menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada pengelolaan lingkungan, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan nilai ekonomi masyarakat melalui inovasi pemanfaatan limbah.
"Pemanfaatan limbah kelapa, terkhusus pada serabut kelapa, bertujuan untuk menjaga lingkungan dan juga memberikan ide bisnis kepada UMKM di Desa Dempo Timur agar dapat menambah pendapatan desa," ujar Ketua Kelompok 17 .
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap masyarakat Desa Dempo Timur dapat memanfaatkan limbah serabut kelapa yang selama ini kurang dimanfaatkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah. Selain membantu mengurangi limbah organik, inovasi ini diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM serta mendukung pengembangan ekonomi desa yang berkelanjutan.
Kegiatan sosialisasi ditutup dengan sesi dokumentasi bersama antara mahasiswa KKN dan peserta sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengembangkan potensi sumber daya lokal. Diharapkan ilmu yang telah diperoleh selama sosialisasi dapat diterapkan oleh masyarakat sehingga limbah serabut kelapa tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan sebagai sumber daya yang memiliki manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi Desa Dempo Timur.